Cara Menggunakan Flash Card dan Kaitannya dengan Otak Kanan

Perkembangan Otak Kanan

Para ahli pendidikan anak, diantaranya Dr. Maria Montessori, Dr. Makoto Shichida dan lainnya menemukan fakta menarik bahwa otak kanan manusia mengalami perkembangan paling pesat ketika usianya 0-6 tahun.

Setelah usia 3,5 tahun maka secara berangsur peran otak kiri akan menjadi lebih dominan.

Apa arti dari fakta penting ini?

  • Kesempatan berharga untuk memanfaatkan potensi terbesar pembentukan otak kanan anak adalah pada usia 0-6 tahun
  • Anak kita memiliki daya serap otak yang paling maksimal ketika usianya 0-6 tahun
  • Apa Perbedaan Otak Kanan dan Otak Kiri?

    Otak kanan dan otak kiri memiliki fungsi yang berlawanan, yang mana keduanya saling melengkapi satu sama lain. Sebagaimana yang digambarkan di bawah ini, perbedaan mendasar antara otak kanan dan otak kiri adalah…

    Otak Kiri:
    – Sadar
    – Logis
    – Menyerap informasi dengan lambat
    – Menyukai pengulangan
    Otak Kanan:
    – Bawah sadar
    – Berdasarkan intuisi
    – Menyerap informasi secara cepat
    – Tidak memerlukan pengulangan

    otak kanan dan otak kiri

    Dalam buku The Theory of Gentle Revolution, diterangkan bahwa usaha yang dikerahkan oleh seorang anak untuk mempelajari sesuatu, berbeda secara proporsional sesuai dengan usianya. Sebagai contoh, anak berusia 2 tahun memerlukan usaha yang sangat sedikit untuk mempelajari bahasa asing, dibandingkan dengan anak berusia 4 tahun yang harus bekerja lebih keras untuk itu.

    Nah, kita sebagai orangtua saat ini harus semakin sadar dan merasa bertanggungjawab untuk membina dan memanfaatkan kapasitas belajar anak-anak kita, sehingga mereka mampu menghadapi tantangan kehidupan di masa depan dengan bekal yang lebih baik.

    Maksimalkan potensi tak terbatas serta kreatifitas buah hati Anda!

    Flash Card dan Cara Menggunakannya

    Flash Card merupakan kartu berisikan kata, angka, gambar, ilustrasi serta konsep yang digunakan untuk belajar.

    Mengapa menggunakan Flash Card termasuk metode yang sangat baik untuk mengajar bayi dan anak-anak? Karena sifatnya yang sederhana, serbaguna, merangsang dan menarik.

    Bagaimana cara menggunakannya?

    Flash Card (sesuai) dengan namanya, sebaiknya diperlihatkan kepada bayi atau anak (usia 6 bulan – 7 tahun) secara cepat (i.e: flash). Menurut Dr. Shicida, memperlihatkan kartu-kartu edukasi secepat mungkin, secara tidak sadar akan diserap oleh otak kanan si kecil (sesuai dengan karakter otak kanan).

    Dengan kata lain:

  • Praktek ini merupakan ‘latihan’ untuk otak kanan buah hati Anda 🙂
  • Proses belajar menjadi bersifat alami, otomatis dan pesat
  • Praktek ini akan mengaktifkan Ingatan Fotografi (photographic memory) si kecil, yang akan menjadi bekal penting baginya kelak
  • Apa itu photographic memory? – ia merupakan kemampuan untuk ‘memanggil’ gambar, suara, atau benda yang ada dalam ingatan, dengan penuh ketelitian. Untuk mudahnya, cobalah jawab beberapa pertanyaan berikut:
    – “Apa yang ada di sebelah kanan kulkas Anda di rumah?”
    – “Warna apa saja yang terdapat pada logo KartuBayi?”
    Nah, sebelum kita bisa menjawab pertanyaan di atas, maka secara tidak sadar, pikiran kita akan memunculkan suatu gambar. Berdasarkan gambar itulah kita akan menjawab setiap pertanyaan di atas – Inilah yang dimaksud dengan kemampuan photographic memory ..

    Ingat…

    Memperlihatkan informasi secara lambat dan berulang-ulang akan melatih otak kiri, dan memperlihatkan informasi secara cepat kepada bayi dan anak kecil akan merangsang kinerja otak kanan dengan cepat.

    Gunakan Pendekatan Multi-Inderawi

    Selain dengan menyebutkan bunyi setiap kata yang Anda perlihatkan kepada si kecil, coba gunakan juga rangsangan terhadap indera yang lain. Contoh, selain menunjukkan tulisan ‘harimau’ dan membacanya, coba juga tunjukkan gambar/foto harimau, serta tirukan bunyi ‘auman’ harimau.

    Selain lebih maksimal, cara ini bisa menambah faktor ‘menyenangkan’ bagi buah hati Anda.

    Kartu edukasi kami menggunakan berbagai macam jalan untuk kepentingan Multi-Inderawi ini (tulisan, gambar, ilustrasi, foto, permainan warna, dan sebagainya.

    * Tunjukkan kartu edukasi selama 1 detik, sambil membaca kata yang tertera pada depan maupun belakangnya – dengan demikian, Anda telah membangun kapasitas intelektual anak Anda, serta memperkenalkan kepadanya berbagai konsep baru dengan cara yang sangat efektif dan menyenangkan!

    flash card kartu bayi

    Beberapa Tips Penting untuk Memulai

  • Lakukanlah kegiatan ini dengan penuh kasih sayang dan keceriaan. Walaupun Anda bisa saja memperlihatkan 100 kartu dalam waktu 1,5 menit, namun lebih jauh lagi… yang penting adalah agar Anda juga membangun ikatan kasih sayang dengan anak Anda
  • Lakukan kegiatan ketika perasaan si kecil sedang ceria, bersemangat dan santai. Segera hentikan ketika ia sudah mulai lelah, kesal, atau mengantuk.
  • Jangan memaksa anak Anda. Ingatlah, bahwa kegiatan ini seharusnya menyenangkan untuk Anda dan dia!
  • Jika Anda baru pertama mencoba kegiatan menggunakan Flash Card, ada baiknya jika Anda berlatih dulu di depan cermin. Pastikan Anda memegang kartu dengan posisi yang baik.
  • Setiap presentasi kartu hendaklah Anda lakukan dengan penjiwaan yang positif, dan jangan terkesan ‘ogah-ogahan’. Ini akan sangat berpengaruh terhadap penerimaan anak Anda.
  • Hilangkan berbagai perkara yang bisa mengganggu. Matikan TV, radio, telepon genggam dan yang lainnya.
  • Pastikan penerangannya cukup
  • Agar kegiatan belajar menggunakan Flash Card ini bisa berlangsung secara berketerusan, maka sebaiknya Anda menghentikan kegiatan sebelum anak Anda betul-betul kehilangan minatnya.
  • Buatlah waktu kegiatan menjadi ‘waktu Anda dan dia’. Umumkanlah dengan penuh semangat, bahwa waktu kegiatan sudah tiba.
  • Sesekali, Anda boleh meminta si kecil untuk menentukan sendiri kategori/seri apa yang ia inginkan.
  • Perlihatkan kartu dengan jarak sekitar 40 cm dari anak Anda, serta sejajar dengan elevasi matanya.
  • Berikan pujian setiap kali kegiatan selesai dan beritahukan betapa senangnya Anda melakukan kegiatan tersebut bersamanya.
  • Catatan Penting Seputar Otak Kanan

    Otak kanan mengatur kemampuan setiap orang untuk membayangkan gambar/citra, serta realisasi dari gambar tersebut pada keadaan yang sebenarnya.

    Satu hal yang dimiliki oleh setiap orang yang menonjol dalam bidangnya adalah kemampuan membayangkan gambar ini (image visualization).

    Semakin otak kiri berkembang dan menjadi dominan (yaitu seiring dengan semakin besarnya seorang anak), akan semakin sulit untuk memaksimalkan kemampuan alami yang dimiliki oleh otak kanan.

    Begitu otak si anak penuh dengan berbagai pengetahuan, maka akan semakin sulit untuk melatih dan membangun potensi otak kanan.

    Jangan lupa pula, bahwa perkembangan otak kanan erat kaitannya dengan kondisi emosional anak. Oleh sebab itu, orangtua maupun pendidik yang tidak menerapkan metode ini dengan penuh kasih sayang dan menyenangkan, tidak akan berhasil

    Kasih sayang – menyenangkan – proses belajar akan datang secara alami!

    Kelebihan otak kanan adalah kemampuan untuk melihat, mendengar dan merasakan melalui gelombang-gelombang yang diterjemahkan dalam bentuk gambar. Ketika kemampuan ini dimaksimalkan, maka seseorang dapat melihat berbagai gambar/citra seperti menonton film.

    Kemampuan otak kanan yang dimiliki oleh setiap anak dan dapat dirangsang melalui berbagai latihan, antara lain:

  • Kemampuan melihat berbagai gambar seperti melihat film.
  • Ingatan fotografi
  • Kemampuan untuk melakukan perhitungan mental
  • Kemampuan merubah gambar/citra menjadi kata-kata, angka, simbol dan sebaliknya
  • Dapat menerima berbagai informasi pada tingkatan intuisi dan dapat menggunakan penerimaan tersebut dengan baik.
  • Kemampuan untuk menguasai bahasa asing dengan mudah
  • Kemampuan membaca cepat.
  • Membangun sifat kreatif yang unik.
  • .

    Segeralah mulai membangun kecerdasan buah hati Anda. Silahkan lihat berbagai Flash Card yang bisa Anda gunakan.

    Baca juga: Teknis Pengiriman Paket Kartu Bayi